Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

An-Nisa

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 68

dan pasti Kami tunjuki mereka kepada jalan yang lurus.

Irab Surat AnNisa ayat 68

Ayat ini melanjutkan janji pahala di ayat sebelumnya dan menegaskan bahwa mereka (orang-orang yang taat) pasti akan ditunjukkan jalan yang lurus oleh Allah.

🧐 Analisis I'rāb (Gramatikal)

Ayat ini merupakan kalimat 'Aṭaf (sambungan) yang terhubung dengan Jawāb Syarṭ dari ayat 66 dan 67 (yaitu لَآتَيْنَاهُم).

Kata

I'rāb (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan/Status

وَ (Wa)

Wāw al-'Aṭf

Menghubungkan kalimat ini dengan لَآتَيْنَاهُم (dari ayat 67).

لَهَدَيْنَا (Lahadaynā)

Lām (Lām al-Jawāb) + Fi'l Māḍī

Lām menguatkan Jawaban Syarat. Hadaynā (Kami tunjukkan) adalah Fi'l Māḍī. (نا) adalah Fā'il.

هُمْ (Hum)

Maf'ūl bih Awwal (Objek Pertama)

Manṣūb (berharakat sukūn).

صِرَاطًا (Ṣirāṭan)

Maf'ūl bih Ṡānī (Objek Kedua)

Manṣūb (berharakat fatḥah).

مُّسْتَقِيمًا (Mustaqīman)

Na'at (Sifat)

Manṣūb, mengikuti Ṣirāṭan. Artinya: "yang lurus."




🔑 Poin Utama I'rāb Ayat

  1. 'Aṭaf pada Jawāb Syarṭ: Ayat ini adalah kelanjutan dari Jawāb Syarṭ dalam struktur لَوْ yang dimulai di ayat 66 (وَلَوْ أَنَّهُمْ فَعَلُوا...). Setelah menjanjikan pahala yang besar (لَآتَيْنَاهُم), Allah menjanjikan petunjuk (وَلَهَدَيْنَاهُمْ).

  2. Lām al-Jawāb: Huruf لَ (Lām al-Jawāb) muncul lagi di awal kata kerja لَهَدَيْنَا, menegaskan bahwa petunjuk ini adalah konsekuensi pasti dari ketaatan mereka.

  3. Kata Kerja Dua Objek (Hadaynāhum): Kata kerja هَدَى (memberi petunjuk) di sini termasuk Fi'l yang menuntut dua objek (objek langsung dan objek tempat/arah):

    • Objek 1: هُمْ (mereka).

    • Objek 2: صِرَاطًا (jalan).

Ayat ini menyimpulkan balasan ganda bagi orang yang taat: pahala material di akhirat (dari ayat 67: Ajran 'Aẓīman) dan pahala spiritual/hidayah di dunia dan akhirat (dari ayat 68: Ṣirāṭan Mustaqīman).